Paradoks Perlakuan Israel ke Palestina

PARADOKS terbesar konflik Israel–Palestina dan memang secara logika hukum HAM internasional, kritik Anda valid. Jawabannya tidak...

PARADOKS terbesar konflik Israel–Palestina dan memang secara logika hukum HAM internasional, kritik Anda valid. Jawabannya tidak sederhana karena melibatkan politik kekuasaan global, bukan sekadar benar–salah hukum. Saya jelaskan bertahap dan lugas.


---

1. Mengapa Israel tidak dihujat publik global sekeras logika HAM?

Bukan karena Israel benar, tetapi karena tiga lapis perlindungan politik.

a. Perlindungan kekuatan besar (terutama AS dan sekutu Barat)

Israel memiliki:

hak veto de facto lewat Amerika Serikat di DK PBB

dukungan militer, ekonomi, dan diplomatik permanen

framing media global yang kuat


Akibatnya:

Resolusi PBB sering lolos secara moral, tetapi gagal secara praktis

Pelanggaran HAM tidak berujung sanksi keras


> Banyak negara dihukum bukan karena lebih jahat, tapi karena lebih lemah secara geopolitik.




---

b. Manipulasi status hukum Palestina

Israel memakai ambiguitas status:

Palestina tidak diakui sepenuhnya sebagai negara

Tapi juga tidak diperlakukan sebagai warga Israel


Ini menciptakan zona abu-abu hukum:

Israel mengklaim: “itu bukan warga kami”

Dunia Barat berkata: “itu konflik dua pihak”

Padahal faktanya: kontrol sepihak tetap di tangan Israel



---

c. Framing “keamanan” mengalahkan HAM

Setiap kekerasan terhadap warga Palestina dibingkai sebagai:

“hak membela diri”

“anti-terorisme”


Padahal menurut hukum humaniter internasional:

Pendudukan militer tidak membenarkan penembakan warga sipil

Keamanan tidak boleh menghapus hak hidup


Namun narasi keamanan lebih efektif secara politik daripada narasi HAM.


---

2. Jika Israel tidak mengizinkan Palestina merdeka, bukankah mereka wajib menjamin keamanan?

YA. Secara hukum internasional: WAJIB.

Menurut:

Konvensi Jenewa IV

Hukum pendudukan (belligerent occupation)


Jika suatu wilayah:

tidak merdeka

tidak berdaulat

dikontrol militer oleh negara lain


➡️ negara pengontrol WAJIB melindungi penduduk sipilnya

Artinya:

Hak hidup

Hak kesehatan

Hak bergerak

Hak dari kekerasan negara


Maka posisi Israel secara hukum itu kontradiktif:

Tidak memberi kemerdekaan

Tidak memberi kewarganegaraan

Tidak memberi perlindungan


Ini disebut oleh banyak pakar hukum sebagai:

> “pendudukan permanen tanpa tanggung jawab”




---

3. Mengapa ini tidak disebut kolonialisme modern secara resmi?

Sebenarnya sudah disebut, tapi tidak punya “taring”.

Banyak laporan internasional menyebut:

apartheid (Human Rights Watch, Amnesty)

kolonialisme pemukiman

hukuman kolektif


Masalahnya:

Label HAM tidak otomatis menghasilkan sanksi

Tanpa tekanan politik, istilah itu menjadi dokumen mati



---

4. Jika negara lain melakukan hal yang sama, apakah akan dihujat?

Hampir pasti YA.

Contoh hipotetis:

Jika India menembaki Kashmir sipil tanpa status jelas

Jika Tiongkok memperlakukan Tibet seperti Gaza

Jika Rusia memperlakukan Ukraina Timur seperti Tepi Barat


➡️ Sanksi, embargo, pengadilan internasional akan cepat berjalan

Mengapa?

Mereka tidak punya proteksi veto yang sama

Mereka tidak dikemas sebagai “sekutu ideologis Barat”


Jadi ini bukan soal HAM universal, tapi:

> HAM selektif berbasis aliansi




---

5. Kesimpulan jujur (tanpa basa-basi)

1. Secara hukum internasional, perlakuan Israel terhadap Palestina bermasalah serius


2. Jika Palestina tidak merdeka, Israel wajib melindungi mereka


3. Jika negara lain melakukan hal yang sama, hampir pasti dihujat dan disanksi


4. Ketidakhujatan Israel bukan karena tidak salah, tapi karena:

kuat secara geopolitik

dilindungi sekutu

narasi keamanan mengalahkan hukum

Atau diringkas:

> Ini bukan kegagalan HAM, tapi kemenangan politik kekuasaan atas moral. Dan kecurangan negara-negara yang membackupnya.

Dibuat oleh AI

COMMENTS

Nama

akademisi,2,arsitektur,12,baru,15,bekasi,1,bisnis,8,bogor,1,bugis,1,cikarang,1,cirebon,2,daerah,1,depok,2,dkijakarta,1,ekonomi,1,english,6,greater jakarta,9,hiburan,12,hukum,3,internasional,72,karawang,1,nasional,15,olahraga,1,pendidikan,14,pengamat,4,politik,25,purwakarta,1,sejarah,5,sosial,1,sukabumi,2,tangerang,1,teknologi,12,tokoh,1,top,11,universitas,1,wisata,7,
ltr
item
Greater Jakarta: Paradoks Perlakuan Israel ke Palestina
Paradoks Perlakuan Israel ke Palestina
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEh0htKoONk1-U7Zuj7kSA35-eNJ3TIdQMEeKOmDpFqPgJRVX8S_ru7cH_csPbXd2Efa83FEpHyie4YXYeHvONnjmACrDX9KD5gVGEzfyi3KcnIb4IH0pzorkrJa7NU-eKRboyM99jGnqYa-OtH7k-Tf3Ur1GNzwZoBw4Z69F3Kw55mTW4gsxJTqC3RUjUlm
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEh0htKoONk1-U7Zuj7kSA35-eNJ3TIdQMEeKOmDpFqPgJRVX8S_ru7cH_csPbXd2Efa83FEpHyie4YXYeHvONnjmACrDX9KD5gVGEzfyi3KcnIb4IH0pzorkrJa7NU-eKRboyM99jGnqYa-OtH7k-Tf3Ur1GNzwZoBw4Z69F3Kw55mTW4gsxJTqC3RUjUlm=s72-c
Greater Jakarta
https://greater-jakarta.blogspot.com/2025/12/paradoks-perlakuan-israel-ke-palestina.html
https://greater-jakarta.blogspot.com/
http://greater-jakarta.blogspot.com/
http://greater-jakarta.blogspot.com/2025/12/paradoks-perlakuan-israel-ke-palestina.html
true
6947194472983378553
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy